Tampilkan postingan dengan label psikologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label psikologi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Mei 2010

Friedrich Wilhelm Nietzche

Nggak disangka-sangka filsuf yang bilang bahwa "Tuhan sudah mati" ini ternyata tulisannya bagus-bagus juga. Bukan tulisan yang tentang Tuhan-nya ya. Gue suka gaya bahasanya, kayak puisi. Tapi serem banget ni orang kayaknya hiii.

Jadi ceritanya gw abis nyicil "Berkenalan dengan Eksistensialisme"nya Fuad Hassan dan disitu ada quote-quote dari si Nietzche ini. Well overall I thought he's a freak because he said that "God is dead!" and he calls himself Zarathustra which is the God of the ancient Persians. Terus salah satu quotenya yang gw pikir super serem adalah

"They did not end in a twilight, though this lie is told. Instead one day they laughed themselves to death. That happened when thr most godless word issue from one of the gods themselves-the word: 'There is one god. Thou shalt have no other god before me." An old grimbeard of a god, a jealous one, thus forgot himself. And then all the gods laughed and rocked on their chairs and cried: Is not just this godlike that there are gods but no god?" (Z-182, PN-294)

Serem kan? Tapi ternyata ada juga quote-quotenya yang gw suka kayak

"You great star, what would your happiness be had you not those for whom you shine" (Z-9, PN-121)
"I love those whose soul is deep, even when wounded...
I love those who has a free spirit and a free heart...
I love those who are as heavy drops, falling one by one out of the dark cloud that hangs over men, they herald the advent of lightning, and, as heralds, they perish." (Z-16, PN-128)

"Brave is he who knows fear but conquers fear, who sees the byss, but with pride" (Z-288, PN-400)

"But your lame foot is sitting on the horse too. When you reach your goal, when you jump off your horse--on your very height...you will stumble" (Z-290, PN-402) Ini buat orang yang menempati suatu tempat tinggi bukan karena ikhtiarnya sendiri

"Lift up your hearts, my brothers, high, higher!
And do not forget your legs either" (Z-294, PN-406)

"One repays a teacher badly if one always remains nothing but a pupil" (Z-78, PN-190)

"They do not understand me; I am not the mouth for these ears" (Z-18, PN-130)

Sisanya? Serem dan freak -,-" Udah bilang Tuhan sudah mati, terus dia bilang perang itu keharusan biar bisa tau bangsa mana yang paling kuat, bangsa yang kalah diem aja katanya suruh tunduk sama yang kuat. zzzz. Serem! But it's just my point of view though..

Sabtu, 08 Mei 2010

Metpenstat Ceria

Halo semuanya sekarang gw lagi ada di margonda residence, mengerjakan penelitian metpenstat I bersama sasti kara dan lisan.
Gambaran Orientasi Belajar Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dengan IPK Lebih Besar Sama Dengan 3.51  
Akhirnyya hampir selesaaaaii! Uhuy!

Jumat, 07 Mei 2010

Sometimes Being a Perfectionist Kills You

Sejak masuk kuliah gw ngerasa jadi makin perfeksionis. Gw pengen semua berjalan sesuai rencana gw. Gw mengestimasi waktu, mencari apa-apa saja yang kira-kira bisa mengacaukan kerjaan gw, dan kadang gw membuat alternatif. Gw pengen tugas-tugas gw flawless. Bikin ppt yang sebenernya bisa selesai dalam setengah jam aja bisa gw kerjain selama berjam-jam. Buat apa? Buat naro-naro gambar, hias-hias, sampe mindah-mindahin tulisan atau gambar ke tempat yang paling bagus at least menurut gw. Beda 3 cm aja buat gw udah beda banget. Salah ketik satu huruf di makalah? Gw bakal sebel setengah mati, bisa kepikiran sampe lamaaa. Yes I know I'm such a freak.

Well most of the time, when there's not too much work to finish, being a perfectionist gives me lots of credits.Karena gw ngerjain tugas-tugas gw dengan sebaik yang gw bisa, nilai tugas-tugas gw bisa dibilang lumayan lah. Setidaknya buat nutup-nutup nilai UTS sama UAS kalo jelek nantinya. Selain itu karena gw periksa berkali-kali tugas gw sebelom gw print atau kumpulin, gw bisa mengkritisi tugas gw sendiri. Gw bisa nambahin atau ngurangin banyak hal sampe tugas gw gw anggep sempurna. Karena itu gw sangat sangat sangat jarang prokrast. Ngerjain tugas di saat-saat terakhir akan ngebuat gw jantungan hehe. Ngerjain satu tugas aja bisa gw periksa berhari-hari, ini lagi mau prokrast. Sasti, temen gw juga sama kayak gw. Dia juga tipe yang perfeksionis dan terstruktur, jadi biasanya kita saling memfeedback tugas-tugas satu sama lain. Tiada hari tanpa email-emailan tugas sama dia deh. Yeah I know I'm a freak.

Walaupun jadi orang perfeksionis itu biasanya menguntungkan, tapi di saat-saat seperti ini dan di akhir-akhir semester, menjadi seorang perfeksionis akan membuat anda GILA. Dengan jumlah tugas yang setinggi gunung everest, akan sangat susah buat meriksa satu tugas berkali-kali. Rasanya nggak puas banget. Kadang gw tau waktunya mepet banget dan sebenernya kalo gw mau buat ala kadarnya ya gw bisa ngerjain tugas yang lain, tapi gw nggak tegaa rasanya. Huhuhu. Kayak kemaren deh, gw mabok banget sama yang namanya bikin presentasi. Gimana nggak, hari kamis gw presentasi psium,  jumat presentasi inkemas, senin presentasi penelitian metpen, selasa presentasi agama. Mana tadi inkemas gak kedapetan giliran jadi selasa deh presentasinya, harus ada yang diganti-ganti lagi pula. Nah gw kemaren bikin presentasi inkemas, berjam-jam itu bikinnya cuma gara-gara nyari warna background, ngepasin sama warna font, lalala hal-hal remeh temeh kayak gitu. Sedangkan dari hari senen gw pulang malem terus ngerjain tugas di kampus. Sampe rumah mandi solat makan langsung nerusin lagi sampe setepar-teparnya. Yang namanya rontok, rontok banget ini badan, tapi gw mau bikin ppt ala kadarnya aja gak bisaa. Kayaknya sayang aja gitu. Jadilah gw bikin ppt sampe jam setengah 12 cuma hias-hias sama ngedit videonya doang padahal -sambil ingin menangis karena badan gw meraung-raung ingin istirahat-.

Bener deh being a perfectionist really really kills you! Di fakultas gw semuaaa mata kuliah itu tugasnya 90% tugas kelompok. Saat gw nggak dapet kelompok yang tipe kerjanya nggak sejalan sama gw, gw stress sendiri. Gw tipe yang nyicil, mikirin terus, sedangkan beberapa orang tipe yang santai go with the flow aja. Sebenernya itu nggak apa-apa, karena emang semua orang punya tipe belajarnya sendiri-sendiri. Tapi gw jadi superpaniik. Padahal ya sebenernya mungkin deadlinenya atau tugasnya nggak semengerikan itu, tapi gw gak mau yang ala kadarnya. Nahlo nyebelin kan. Gw aja suka sebel sama diri sendiri. Kenapa banget sih nggak bisa santai aja. Kebanyakan panik nggak jelas. Gw pengen jadi orang yang santai deh, nggak ngebebanin tugas. Karena gw perfeksionis gw bisa ngerjain satu tugas aja tuh lamaaa banget. Grrrr banget deh. 

Di minggu-minggu hectic penuh penelitian kayak gini sifat gw yang ini sangat nyusahin deh. Bener-bener ya istirahat makan aja gw cuma ke kantin sekali di minggu ini, sisanya ya makan ala kadarnya aja yang ada jualan di lantai itu. Itupun makannya sambil ngetik. Udah kayak robot banget hidup gw minggu ini. Mekanikal. Kerjaan gw cuma ke kampus, buka laptop, kuliah, jadi subyek penelitian, buka laptop, makan sambilmasihbukalaptop, solat, kuliah, buka laptop, ngereta, mandi, solat, buka laptooop, tidur. Besoknya bangun gitu lagi. Kasihan si laptop pasti dia ngosngosan. 
 
Ngomongin penelitian, gila banget deh kalo minggu-minggu sebelum UAS mah. Dari angkatan 2009-2007 semua penelitian. Satu angkatan ada 200an, satu kelompok sekitar 5 orang. 40x3=120. Ya, 120 kelompok melakukan penelitian dengan subyek yang kurang lebih sama, mahasiswa psikologi ui juga. Jadi minggu-minggu ini kita semua mabok richeese, tango, gerry, dan teman-temannya yang jadi reward buat responden. Setiap abis kelas ada kali 2-3 kelompok yang ngasih kuesioner atau minta jadi subyek eksperimen. Sehari bisa jadi  subyek 5 penelitian. Itu tiap hari. Bayangkan betapa maboknya. Belom lagi deadline tugas-tugas akhir yang bertubi-tubi. Belom lagi bentrok waktu kumpul kelompok, mengingat tiap mata kuliah tugasnya kelompok. Belom lagi kesalahan-kesalahan yang kecil tapi grrrrrrrrr banget saat bikin tugas dan baru inget di saat-saat terakhir. Kayak tiba-tiba gw baru tau kuesionernya harus ada data kontrolnya. Akhirnya semua respondennya di sms satu-satu minta data kontrol. Terus tiba-tiba detik-detik sebelum presentasi ada slide yang lupa ditambahin. Tiap hari ada sport jantungnya sendiri, kalo kata Sasti lama-kelamaan dia akan struk. Sedangkan gw sudah mewek-mewek dua kali di minggu ini. Dalam 3 hari gw melihat 3 orang menangis karena beban tugas yang gila-gilaan. Padahal baru semester 2. Kata senior-senior gw makin ke atas akan semakin GILA. Gak bisa ngebayangin nasib senior-senior gw yang tugasnya lebih bikin stroke lagi. GILA MINGGU INI HECTIC BANGET! Jadi ngelantur, curhat deh maaf ya. Saya sedang sangat butuh katarsis. 

-supercapekngerjaintugas2010- berhubung besok sabtu ke kampus untuk ngerjain tugas-lagi jadi kompensasi boleh ol deh malem ini nyonyonyonyo

Tugas menerkam, UAS mencekam, Stroke mengintai (Sasti, 2010)

Jumat, 30 April 2010

mengapa banyak pria suka selingkuh dan banyak wanita matre

Sebuah kutipan tugas mata kuliah Faal
oleh Atthahira Sastia Kartika, Rinjani Ramadhani, dan Rizqya Juwita

Q:  Mengapa pria lebih tertarik untuk memiliki lebih banyak pasangan dibanding wanita? 
A:
Brizendine (2006) mengemukakan bahwa wanita cenderung lebih setia karena mereka hanya dapat menghasilkan satu anak dalam sekali pembuahan. Hal yang sama juga ditegaskan oleh Kalat (2009), bahwa seorang wanita  hanya dapat hamil sekali dalam sembilan bulan seberapa banyak pun mereka melakukan hubungan seks. Oleh karena itu para perempuan lebih  menginginkan kesetiaan  dengan satu pasangan untuk membantu mereka membesarkan anak-anaknya.
Hal yang berbeda dikemukakan oleh Gangestad & Simpson dalam Kalat (2009), bahwa  pria seringkali  dihadapkan pada dua pilihan, yaitu; memiliki banyak pasangan dan berharap bahwa pasangannya lah yang akan membesarkan anaknya tanpa campur tangan dirinya, atau setia pada satu orang perempuan dan membantu pasangannya tersebut membesarkan anak-anaknya. Hal ini lalu diturunkan oleh nenek moyang manusia melalui gen-gen tertentu.
Teori tersebut ditegaskan lagi oleh Brizendine (2006) yang mengemukakan hal serupa berdasarkan riset  yang menemukan bahwa laki-laki memperlihatkan perilaku-perilaku yang bervariasi dari poligamis total hingga monogamis total. Hipotesis yang diajukan para ilmuan adalah terdapatnya perbedaan gen dan hormon yang menyebabkan perilaku tersebut.
Dalam buku lainnya terdapat teori yang membantu menguatkan pernyataan dari Brizendine dan Kallat. Menurut  Budd dalam Harding terlihat bahwa pria memiliki banyak pasangan karena mereka ingin menyeleksi atau memilih yang terbaik diantara para wanita yang telah diajaknya berkencan. Hal ini terjadi karena pria ingin mendapatkan keturunan yang terbaik  dari pasangannya. Sehingga salah satu cara yang ditempuh adalah dengan memiliki banyak pasangan. 
Q: Baik pria maupun wanita tertarik pada pasangan yang sehat, pandai, jujur, dan menarik. Namun mengapa wanita pada umumnya lebih peduli dengan kekayaan dan kesuksesan seorang pria, sedangkan pria tidak terlalu mengutamakan kekayaan dan kesuksesan wanita?
A:
Alasan yang dapat menjelaskan tentang kenyataan atau fakta diatas ditemukan didalam buku Brizendine, The Female Brain. Dalam buku itu terdapat sebuah penelitian yang dilakukan oleh David Buss, seorang Psikolog Evolusi. Ia melakukan  penelitian pada 10.000 orang dalam 30 jenis kebudayaan yang berbeda di seluruh dunia dan menanyakan mereka tentang preferensi  pasangannya. Dari hasil penelitiannya ditemukan bahwa wanita tidak terlalu mempersoalkan fisik pasangan namun kekayaan lah yang utama. Oleh karena itu ia menyimpulkan bahwa preferensi ini bersifat universal, dan karena itu ia membuat spekulasi bahwa preferensi ini diturunkan pada wanita dan memiliki tujuan tertentu.
 Sedangkan Robert Trivers dari Rutgers University berpendapat bahwa hal ini merupakan suatu strategi seorang wanita untuk mendapatkan pasangan.  Wanita memiliki sel telur yang terbatas sehingga mereka mencari pasangan yang paling unggul diantara yang unggul.
 Teori lain terlihat didalam buku Kalat (2009), Trivers dalam Brizendine (2006), dan Sparks dalam Miracle, Miracle, & Baumeister (2003). Mereka mengemukakan hal yang sama yaitu saat manusia berada dalam tahap primitif, mereka memiliki tantangan terberat dalam hal bereproduksi dan menjamin kelangsungan hidup anak. Hal ini dimaksudkan  agar mereka dapat bertahan hidup cukup lama dan meneruskan generasi mereka. Oleh karena itu akses sandang, pangan, dan papan sangat esensial bagi mereka  Hal ini diturunkan kepada penerus-penerus mereka, yaitu wanita masa kini (Brizendine, 2006).
 Alasan lain yang dapat menjelaskan tentang ketertarikan wanita pada pria yang berpendidikan dan memiliki gelar profesional menurut Buss dalam Miracle, Miracle, & Baumeister (2003) dikarenakan kedua hal tersebut sangat berkaitan erat dengan status sosial di masyarakat. Wanita sangat memikirkan status sosial metreka di masyarakat dibanding pria.
Hal ini juga ditegaskan oleh Trivers dalam Sternberg (1988), telah disebutkan dalam sebuah teori yang  memprediksikan bahwa potensi orang tua yang dimiliki oleh pria akan digunakan oleh wanita sebagai dasar pemilihan seksual. Para wanita lebih memilih pria yang lebih baik atau lebih menonjol pada apa yang dimilikinya. Hal menonjol yang dimiliki oleh para pria dan banyak dilirik oleh para wanita adalah uang, kedudukan, kepemilikan, dan tingkah lakunya.
Selain itu, pria dan wanita juga memiliki cara tersendiri untuk menarik lawan jenis mereka. Dalam cara menarik lawan jenis, menurut Sternberg (1988) erilaku wanita dan pria sangat berbeda apabila mereka sedang menarik perhatian lawan jenisnya. Wanita lebih suka menonjolkan kemudaan, kesehatan, kekuatan, dan keadaannya yang reprooduktif. Sedangkan para pria lebih suka menonjolkan hal penting  yang dimiliki, seperti memberikan hadiah kepada pasangan, kebijaksanaan, dan kemampuan atau kelebihan lainnya.
Menurut Sternberg (1988),  pria yang dipilih oleh wanita produktif sebagai pasangan hidup adalah pria yang mampu atau produktif juga dibandingkan dengan pria yang memilih wanita yang tidak terlalu produktif. Hal ini dilakukan oleh wanita dan pria untuk memaksimalkan atau mendapatkan gen yang baik. 
 
Daftar Pustaka
Brizendine, L. 2006. The Female Brain. Jakarta: Ufuk Press.
Kalat, J.W. 2009.  Biological Psychology 10th Ed. USA: Wadsworth Cengage Learning
Miracle, T.S., Miracle, A.W., Baumeister, R.F. 2003. Human Sexuality: Meeting Your Basic Needs. New Jersey: Prentice Hall
            Sternberg, R.J. 1988. The Psychology of Love. New York: Yale University


Minggu, 25 April 2010

Insight dari Inkemas

Halo semuanya, gw sebenernya udah lama pengen ngepost ini tapi lupa-lupa terus. Jadi ceritanya pas kuliah Inkemas (lagi) kita lagi belajar tentang sosialisasi gitu. Terus tiba-tiba di salah satu slide ada gambar


Coba liat deh nomor 2. Pas liat gambar ini gw miris banget deh. Jelas dia jawab itu bukan karena dia bodoh, coba aja liat nilainya 83=bagus. Terus sama gurunya disalahin lagi. Kebayang ga sih kalo anak kecil jawab kayak gini berarti dia lebih deket sama pembantunya dibanding sama mamanya. Gw bingung mau nulis apa lagi. Cuma mau share ini huii

Kamis, 08 April 2010

Kerudung dan Peci Berbahan Jeans

Haloha semuanya. Gw mau cerita tentang keanehan yang terjadi beberapa hari yang lalu nih. Karena saya (sok) sibuk, jadi baru bisa post sekarang deh. Ini saja saya menyempatkan ngepost ditengah bikin tugas (lebih tepatnya udah mabok bikin tugas). Hehe.

Jadi jadi jadiii, gw punya dosen kocaknya minta ampun. Kuliah bersama dia adalah kuliah lawak dan katarsis bagi hati jiwa maupun raga yang sudah hampir meledak seperti kompor gas. Nah dosen gw ini ngajar antropologi. Mulai sekarang kita sebut saja dia dosenkocak2010. Waktu itu lagi ngomongin apa yaa difusi kalo nggak salah, which is peminjaman kebiasaan antar kebudayaan (Meinarno&Widianto, 2008). Nah terus ada contohnya celana jeans yang dulu dipake buat pekerja-pekerja gitu lama-lama jadi pakaian sehari-hari (kalo nggak salah lagi). Terus kita lagi ngomongin tentang penemuan-penemuan juga, tiba-tibaaaa..... Dosen gw menggagaskan jilbab berbahan jeans! Ya benar teman-teman jilbab berbahan jeans. Dia mengkhayalkan betapa gaulnya jilbab ini nanti, malah mungkin dipakai di berbagai fashion show di Paris (ceritanya mau nyari warna pink tapi nggak ada) -,-"

Gw sudah lama melupakan jilbab jeans itu. Sampai pada 1 minggu setelah UTS..

Gw dapet dosen baru, karena abis UTS materinya adalah sosiologi. Ceritanya antrop sama sosio ini digabung jadi kuliah individu, kebudayaan, dan masyarakat. Agak sedih juga sih ga diajarin sama dosen antrop gw soalnya puas ketawa kalo kuliah sama dia hehe. Beberapa menit setelah dosen sosio gw masuk, tiba-tiba dosenkocak2010 masuk ke kelas gw bawa kantong plasrik bertuliskan "Rahmat Tailor" or something. "Nah saya mau tepatin janji nih ke kalian.." (pikiran gw: asik asik jangan-jangan bawa pisang buat dimakan kayak waktu itu!) dosenkocak2010 mengeluarkan sesuatu dari kantong plastik dengan muka berseri-seri dan tadaaaaa! Keluarlah sesuatu berwarna biru dan bertekstur kasar. Ya! Itu adalah jilbab jeans yang ia buat di Rahmat Tailor, lengkap dengan atribut kantong di dua sisinya. Temen gw, Ella, menjadi model hari itu dan mencoba si jilbab. Sebenernya ada fotonya nih gw candid, besok deh ya gw bluetooth dulu. Belom selesai sampai disitu, dosenkocak2010 mengeluarkan satu barang lagi dari dalem kantong plastik, dan ternyata teman-teman itu adalahhh.... peci jeans! Ya peci jeans. "saya juga ga mau kalah ya kan?" ujarnya.

Ketawa sampe nangis.

Semoga semester-semester depan saya akan masuk kelas dosenkocak2010 lagi agar dapat makan pisang gratis dan melihat peragaan busana yang menakjubkan + awet muda kebanyakan ketawa

NB: Bila andatertarik dengan penawaran ini, hubungi saya, nanti saya sampaikan ke dosenkocak2010. Siapa tau dia nanti jadi saudagar kaya.

Oia visit Sasti's story about this jeans jilbab story too! http://readitdeep.blogspot.com/2010/04/penting-penting-ngga-penting.html#comments
*akhirnya nama blognya Sasti readitdeep, lebih bagus nama-nama yang waktu itu gw kasih ya gak seeh? haha peace love and gaul -,-"

Ciao!

Daftar Pustaka:
Meinarno, E.A & Widianto, B. Penjelajahan Global Manusia. LPSP3: 2008


 
Ini dia si Ela. Sayang kantong jeansnya kurang terlihat

Minggu, 04 April 2010

Setahun Kemarin, Selamat :)

I was reading through my facebook wall, when I found Senja's note: http://www.facebook.com/profile.php?ref=profile&id=1319817677#!/notes/senza-arsendy/waw-/415673357164 

Yap gw baru inget hari ini, tepatnya hari ini setahun yang lalu, gw officially keterima di Universitas Indonesia, universitas impian gw sejak kecil. Abis liat notenya Senja, like flashes of photographs, gw inget gimana perjuangan gw dulu, sampe akhirnya gw diterima.

Dari awal kelas 3 SMA, gw bener-bener nggak punya ide bakal masuk jurusan apa. Yang gw tau: gw mau masuk UI. gw harus masuk UI. Jadi akhirnya gw ikut tes bakat sana sini, gw browsing internet buat nyari minat gw, bahkan gw ikut bonyok gw reuni di teknik UI dan nanya-nanya tentang fakultas itu. So far, gw biasa aja. Lempeng-lempeng aja. Man, I just can't find my passion! Sementara tes tes masuk universitas negri makin deket, gw masih bergulat sama pikiran gw, mencari masa depan. 

Suatu hari di kondangan *ya gw inget banget ini di kondangan tiba-tiba gak tau darimana asalnya gw nanya ke nyokap. Ma, kalo aku pilih FKG aja gimana ya? Tapi aku takut darah. The thing is my grandma is a dentist, and nobody in our family wants to be a dentist. Padahal ponakan-ponakan eyang gw banyak banget yang dokter gigi. Eyang gw bilang kalo nggak ada yang nerusin jadi dokter gigi, kliniknya gimana? Alat-alatnya sayang. Entah kenapa gw yang amat anti jadi dokter baik dokter badan maupun dokter gigi tiba-tiba tertarik sama dunia pergigian. Gw sebenernya sangat suka biologi. The thing is, I just can't see blood! Hah repot kaan. Yah gw pikir-pikir mungkin makin lama akan makin terbiasa dan gak takut lagi. 

Oh ya gw lupa, yang lebih membingungkan lagi adalah gw awalnya bener-bener gak mau ambil ips atau ipc karena gw takut gak akan sanggup belajar sebanyak itu. Lagian gw gak begitu pinter ngafal, gw lebih suka ngitung. Another problem is gw BENCI fisika sebenci-bencinya! Gw bener-bener gak mudeng sama pelajaran yang satu itu. Dan kalo dipikir-pikir bidang ipa ya isinya kebanyakan teknik, which is full of physics; komputer, which gw gak gitu tertarik; dan kedokteran which is scary and gw yakin ga bakal kuat. Tapi setelah gw pikir-pikir, hmm FKG? Fair enough. Gak dokter-dokter amat, tapi gak sebanyak teknik juga fisikanya. So it's final! Gw mau jadi dokter gigi. Mau jadi penerus eyang gw.

So there, gw udah dapet pencerahan. Gw belajar kayak orang gila. Gw ke sekolah pagi-pagi banget. Jam 6, padahal rumah gw cuma 5 menit dari sekolah. Sampe di sekolah gw ditemani ipod gw berperang melawan kumpulan soal-soal snmptn yang sangat gaul di kalangan anak SMA kelas 3. Mau gaul? Bawa buku kumpulan soal snmptn! Gw ngerjain soal-soal sampe guru gw masuk kelas, kadang-kadang bahas soal bareng temen-temen. Saat pelajaran di mulai dan pelajarannya gak penting atau gurunya ngajarnya zzz gw kembali mengerjakan soal snmptn. Pokoknya gitu sampe pulang sekolah. Pulang sekolah gw dan temen-temen solat dzuhur di masjid sekolah dan langsung caw ke bimbel tercinta gw O'friends. This is like the best bimbel! Suasananya kayak rumah terus guru-gurunya kocak-kocak. Pokoknya belajar jadi seru dan masuk banget deh. Bimbel selesai jam setengah 7 malem. Abis itu biasanya gw sama Diza dan geng tambahan langsung bergegas ke tukang sate atau nasi goreng dan makan kayak orang gila. Selesai makan? Ngerjain soal lagi sampe nyokap gw nyuruh-nyuruh pulang, biasanya jam 9 malem. Kadang abis pulang bimbel gw masih ngerjain soal lagi. Pokoknya gitu hampir tiap hari. Soal -soal are my best friends!
 Temen-temen bimbel, dengan moto: pantang pulang sebelum pintar!

Gak cuma gw yang belajar kayak orang gila, tapi hampir semua anak di sekolah gw, oh nggak, hampir semua anak SMA kelas 3 yang pengen banget masuk ptn pasti belajar seperti orang gila. Waktu kayaknya cepet banget, tiba-tiba udah tahun baru 2009. Semua orang makin kalap belajar. Nginep di bimbel buat belajar udah biasa banget. Dan akhirnya tiba waktunya buat pendaftaran SIMAK UI 2009. Yes, ini horror banget. Yang gw tau, gw bakal ambil FKG di pilihan pertama gw, but I have no idea what to pick beside that. Guru-guru bimbel gw menyarankan untuk ngambil D3 dan pararel juga biar chance masuknya lebih gede, tapi nyokap gw gak mau. Gw inget banget waktu itu lagi sore-sore di bimbel gw, gw abis konsultasi jurusan. Tiba-tiba hp gw berdering dering, nama nyokap gw muncul di layar. Gw angkat telponnya, ngobrol sebentar, gw lupa apa, dan tiba-tiba nyokap gw bilang "qy, kamu coba ipc aja deh biar pilihannya lebih banyak.." Gw: zooonkkk!! Demipaaw udah buka pendaftaran SIMAK dan berarti kurang lebih SIMAK tinggal sebulan dua bulan lagi nyokap gw tiba-tiba nyuruh gw ipc. 

Awalnya gw superraguragu karena yg udah gw bilang sebelomnya gw lemah di hapalan dan gw ga punya basic ips sama sekaliii. Bahkan waktu gw kelas 1 dan masih dapet pelajaran ips kerjaan gw cuma main sama tidur-tiduran di kelas! Tapi biasanya nyokap gw bener, jadi gw nurut aja. Gw langsung daftar kelas ipc dan belajar dengan lebih gila. Jadi abis kelas ipa gw selesai jam setengah 7 malem, gw masuk kelas ips sampe jam 8 apa setengah 9 gitu gw lupa. Abis itu gw tambahan lagi, ngerjain soal-soal lagi. Untungnya di kelas gw ada teman-teman seperkhianatan dari ipa juga hehhee. Biasanya gw, cumi, adisa, andre, dkk main saatnyakitaaaquiz dari buku soal-soal snmptn ips sama buku SKS ips. Gila buku itu sakti banget sumpah, bagi kalian yang tiba-tiba pengen ambil ips baca buku itu deh gw sangat sangat berterimakasih sama buku itu haha. Yang namanya bermain sambil belajar ya ini, seru bangett belajar pake quiz gini. Selain seru, pelajarannya jadi nempel banget. Gw ingin superberterimakasih sama geng saatnyakitaquiz asli, kalian sangat-sangat membantu belajar ips gw. Kalo waktu itu kita ga main quiz mungkin masa depan gw beda nantinyaa. Emang semua sudah direncanakan Allah kan? ;)
Gw lupa gw ikut tes yang mana dulu, tapi selain SIMAK, gw ngikutin beberapa tes ptn lain, soalnya nyokap gw bilang gw harus ptn atau ngulang lagi taun depan. Jadi akhirnya gw tes-tes aja semua, mencoba peruntungan. Lumayan juga sih tes-tesnya jadi buat latian mental sekaligus pengalaman sebelum gw nyimak. Gw ikut tes Undip dengan pilihan superngasal yaitu teknik industri dan teknik kimia (kalo gak salah tuh kan sampe lupa), dan ITS dengan pilihan yang lebih jauh lagi yaitu design produk industri, (padahal gambar paspasan!), teknik industri, dan teknik kimia (kalo gak salah lagi).
 
Ini dia kartu ujian ITS gw

Akhirnya SIMAK dateng juga. Gw menjadi psikosomatis. Gw sampe dapet sebulan 2 kali saking stressnya -,-" Oya, akhirnya gw milih Psikologi di pilihan kedua dan Teknologi Bioproses di pilihan ketiga SIMAK gw. Alasannya? Hmm gw sebenenya bingung diantara psiko sama komunikasi tapi nyokap gw bilang psiko aja soalnya pekerjaannya profesi jd gw nggeh aja. Pilihan ketiga? Gak tau juga ini agak ngasal, kalo gak salah gara-gara bab terakhir biologi kelas 3 gw bioteknologi terus gw pengen bikin makanan. zzz gatau juga apa hubungannya mungkin ada mungkin juga tidak. 

Gw bener-bener mempersiapkan diri dengan lebay. Gw bali pensil superbanyak, gw raut di 2 sisi. Ada kali tuh pensil 2b 4 biji gw bawa dan diraut di 2 sisi so I got 8. Gw banyak-banyak berdoa dan menjaga makanan. hahaha call me lebay, but I'm a neurotic one. 

Selasa, 30 Maret 2010

Ujian *tuuut sensor yang membuat gw dugem

Selamat sore semuanyaaaaa! Jumpa lagi bersama Qya disini *hayoo ada yang inget ga ini lagu artis cilik yang mana? Kali ini gw mau menceritakan tentang soal ujian gw yang aneh bin ajaib, membuat dugem orang-orang yang mengerjakannya.Dugem=dunduk gemetar=ineterpretasikan sendiri sesudah baca. Enjoy!

Alkisah hari ini gw ujian mata kuliah *tuuut sensor, dengan *tuuuuut sebagai dosennya. Kata senior-senior gw ujian mata kuliah ini emang rada-rada ajaib soalnya -bahkan dosennya  pun bilang sendiri hehe-. Soalnya emang semua pasti ada di buku tapi menurut kabar burung dara yang terbang di angkasa, soalnya detil  banget terus ada yang aneh-aneh gitu. Malahan katanya pas taun 2008 keluar tentang Eeng si Avatar, pas 2007 si mas Naruto yang keluar. Dosennya aja bilang jangan bertumpu pada UTS soalnya ga ada yang lebih dari 7 nilainya. Eng Ong! Nahlo panik lah gw yakan. Mana berhubung ini mata kuliah kedua terakhir yang diujiin rasa-rasa malas udah mulai menjalar dari ubun-ubun sampe ujung kaki yekan.

Jadi alkisah lagi di bukunya itu, bahannya suka dikait-kaitin sama artikel koran, film, terus skripsi-skripsi gitu kan. Berhubung gw orang yang sangat neurotik a.k.a panikan a.k.a jadi nya suka lebay, akhirnya gw mulai membaca dan mencoba mengingat psetiap perintil-perintilan yang ada di buku. Dari lembar pertama sampai cover belakang gw cari perintilannya, malah nggak peduli sama intinya haha. Gw nyoba baca ullang-ulang mulai dari siapa nama bapaknya Ceng Ho (for your information, nama bapake Ceng Ho iku Haji Ma *kembang kempis bangga banget), kecepatan kapalnya mbah dari Cina daratan itu, sampe siapa pembimbing skripsi mbakmbak yang abstrak skripsinya dikutip di buku itu. Pokoknya makin merintil makin gw perhatikan deh. Nama bapake emake neneke kakekenya si Kobo Chan yang dikutip komiknya aja gw apalin. Yeah I knowwww fri to the ki firikiiii *popular girl style.

Waktu ujian pun tiba. Kertas ujian mulai dibagikan dan hati jadi berombak ombak  karena penasaran. Gw mulai mengerjakan soal dengan hidung kembang kempis penuh semangat *gak diink le to the bay. Soal soal awal masih normal lah ya.. Emang detil banget sih tapi normal. Ternyata gw lebay banget, bapake mbah Ceng Ho ga ditanyain cobaaa! Sedih hati jadinya. Gw mulai mencari-cari soal yang lucu lucu tapi tak kunjung tiba. Tiba-tiba di nomor berapaan ya gw lupa ada soal kira-kira bunyinya gini:

anggep aja nomor46. Andara Early bergolongan darah BB dan anaknya bergolongan darah AB. Ada tiga orang yang dicurigai sebagai ayah dari anak Andara Early yaitu Bono yang bergolongan darah AO, Ferri yang bergolongan darah BO, dan TAU MING XE yang bergolongan darah BB (ya, anda tidak salah lihat. Sekali lagi, orang ketiga yang dicurigai adalah TAU MING XE saudara saudara. XE!). Siapakah ayah dari anaknya?
a. Bono
b. Ferri
c. Tau Ming Xe
d. Tidak ada, bawa saja ke pengadilan
 *duduk gemetarrr menahan tawa


Soal-soal berikutnya tampak normal lagi sampai....

anggapsajasoalnomor58. Keluarga dan rumahtangga...
a. sama
b.tidak sama
c.tidak tahu
d.tidak ada yang benar *kalo nggak salah
*tambah bergetargetar. jujur amat ya yang bilang gak tau hahaa


Gw melanjutkan ngerjain soal, semua tampak baik-baik saja dan tibatibaaaa.....

anggapsajanomor79. (agak lupa nama2 pastinya,kalo nggak salah sih ini) Dewa api memiliki dua orang putra yaitu Azola, putra sulung dan Ozai, putra bungsunya. Dewa api meninggal dunia, seharusnya yang menggantikannya adalah anak tertua laki-laki, namun karena ada konflik maka Ozai lah yang 
menggantikannya. Ozai memiliki seorang putra bernama Zeo dan seorang putri bernama Kazura. Bila tidak ada konflik, yang seharusnya menggantikan Ozai saat ia meninggal adalah...
a. Zeo
b. Kazura
c. Azola 
d. Laksamana Zhen
*fyi, gw baru tau kalo soal ini ternyata avatar -,-" jadi gw yg geblek hahaha
*What the??!?! Tiba-tiba ada pasukannya mbah Ceng Ho masuk (ngasal). But seriously, dari Yunani Yunani gitu tiba-tiba yang gantiin orang Cina. Dan gw pun bergetar tak tertahankan. Sayang banget Haji Ma nggak keluar di soal.

Setelah getaran dari nomor itu udah mulai reda, serangan berikutnya muncul...

anggapsajanomor89. Anak yang lahir dari kelompok yang sosial-ekonominya lebih rendah diberikan hak istimewa yang lebih sedikit. Ini disebut...
a. Hipokrates
b. Hipopotamus
c. Hypodescent
d. Hypermarket

yak gw lemes nahan ketawa.

rambut gw aja sampe gimbal liat soalnya
bukan dink ini wig :P

Kayaknya ada lagi yang kocak tapi gw lupa, nanti kalo inget diupdate deh haha. Semoga ujian yang suram ini dapat menceriakan anda yang membaca. Adios!

Minggu, 28 Maret 2010

Facts About Feromones

Di kelas Faal, Mbak Manda, dosen Faal gw bilang kalo feromon itu bisa mempengaruhi siklus menstruasi perempuan. Interesting ay? Jadi, ada penelitian yang bilang kalo cewek-cewek yang sering bareng-bareng (bisa dalam keluarga, temen main, temen sekosan, dll) bisanya siklus menstruasinya hampir sama gara-gara feromon mereka yang "berterbangan". Yah bukan berterbangan juga sih, ah susah pokoknya gitu deh ya intinya. Terus pas gw inget-inget lagi bener juga yaa kalo gw lagi dapet biasanya hampir pasti si Ipah, Sasti, sama Irien juga dapet. Udah gitu gw sama nyokap gw juga biasanya barengan. What a funny fact, don't you think?
Wanna read some more about feromones? Read the book!
Biological Psychology 10th Edition by James W. Kalat. Wadsworth Cengage Learning: 2009
N.B Maap maap penulisan referencenya ngaco, males nulis pake cara yg bener ribet. Intinya gitulahyaaa hehehe

Selasa, 19 Januari 2010

notes from my recent "blog" #4

Online Kokology

LOVE this test.90% true :)
try one for yourself http://www.quizbox.com/personality/test82.aspx

this is my quiz result

Your view on yourself:

Other people find you very interesting, but you are really hiding your true self. Your friends love you because you are a good listener. They'll probably still love you if you learn to be yourself with them.

The type of girlfriend/boyfriend you are looking for:

You are a true romantic. When you are in love, you will do anything and everything to keep your love true.

Your readiness to commit to a relationship:

You are ready to commit as soon as you meet the right person. And you believe you will pretty much know as soon as you might that person.

The seriousness of your love:

Your have very sensible tactics when approaching the opposite sex. In many ways people find your straightforwardness attractive, so you will find yourself with plenty of dates.

Your views on education

Education is very important in life. You want to study hard and learn as much as you can.

The right job for you:

You're a practical person and will choose a secure job with a steady income. Knowing what you like to do is important. Find a regular job doing just that and you'll be set for life.

How do you view success:

Success in your career is not the most important thing in life. You are content with what you have and think that being with someone you love is more than spending all of your precious time just working. >


What are you most afraid of:

You are afraid of things that you cannot control. Sometimes you show your anger to cover up how you feel.


Who is your true self:

You are mature, reasonable, honest and give good advice. People ask for your comments on all sorts of different issues. Sometimes you might find yourself in a dilemma when trapped with a problem, which your heart rather than your head needs to solve.

notes from my recent "blog" #1

Goodluck My Dear

Hari ini (5 November 2009) gw terharu gara-gara dosen logpenil gw. Jadi ceritanya gw dapet mata kuliah logika dan penulisan ilmiah. Nah di matkul ini kita disuruh bikin 3-5 jurnal tiap bulannya. Jurnalnya itu bisa berisi tulisan argumentatif, induktif-deduktif, atau bahkan curhatan. Ceritanya bulan lalu tugas jurnal udah mendekati deadline sedangkan gw lagi stuck banget gak ada ide. Karena bener-bener bingung akhirnya gw curhat deh tuh tentang love life gw yang buruk hehe.

Ternyata tugas jurnal ini bakal dikasih feedback sama dosen gw yaitu Mbak Evi sama Mbak Dian Wisnu, tapi sekali feedback bareng-bareng 5 orang. Pas dikasih tau kayak gitu gw udah panik. Mati deh, pikir gw, gw udah curhat panjang lebar gitu nanti difeedback trs didenger sama anak-anak kan malu banget.

Eh gataunya pas kuliah tadi pagi beberapa orang dipanggil dan di feedbacknya sendiri-sendiri sama Mbak Dian. Alhamdulillah gw termasuk satu diantara sekian orang. Di tulisan pertama gw, gw ngomongin tentang rumah dan cinta kasih di dalamnya. Lumayan lah feedbacknya bagus cuma kurang ini itu sedikit. Masuk ke tulisan kedua gw yang tentang curhat itu muka gw udah merah banget. Gw bilang gw malu bangett. Dosen gw dengan senyumnya bilang nggak apa-apa. Mbak Dian nyuruh gw baca buku tentang teori cinta gitu. Terus Mbak Dian bilang kurang lebih kayak gini "kamu jangan pernah nge-lable diri kamu pakar patah hati (well that's what I wrote in my journal hehe). Semua orang pasti akan bertemu dengan the right one, kamu juga pasti akan ketemu sama orang yang tepat untuk kamu.Jadi kamu jangan nyerah dulu." Mbak Dian ngomong semua itu sambil senyum dan dengan gesture yang sangat menenangkan. Mbak Dian bahkan nyeritain tentang pengalamannya ke gw.

Ga nyangka banget gw jurnal gw bakal ditanggepin kayak gitu. Gw kira Mbak Dian cuma bakal ngebenerin kalimat-kalimat mana aja yang sumbang, kesimpulan, dan temen2nya lah. Ternyata bukannya nyorat-nyoret jurnal gw, Mbak Dian malah ngasih note buat gw dibawah tulisan gw. Terharu bangett gw hehehe. Gak salah deh masuk psikologi Thanks Mbak Dian, for reminding me :)

Rabu, 06 Januari 2010

IP oh IP part II

akhirnya setelah penantian panjang seharian buka buka siaaakkk...
IP gw keluar yihaaaaaaaa!



setelah semua stress dan psikosomatik pra-uas yang gw alamin ALHAMDULILLAH YA ALLAH IP gw ALHAMDULILLAH bgt bgt ya ALLAH memuaskan :)
Essay akhir logpenil yang membuat gw stress sampe nangis-nangis dapet 95 wihii sgtsgtsgt ga nyangka alhamdulillah bgt ya ALLAH. IP ALHAMDULILLAH 3,69. Alhamdulillah 1000x pokoknya!!
terimakasih banyak ya ALLAH :):):)

Minggu, 03 Januari 2010

mid term test logika dan penulisan ilmiah


Resensi Film Crazy People

Film Crazy People adalah sebuah film karya Paramount Pictures yang diliris pada tanggal 13 April 1990. Film bergenre komedi ini diawali dengan cerita tentang Emory Leeson (Dudley Moore), seorang karyawan perusahaan periklanan yang sedang mengalami depresi. Depresi ini menyebabkan Emory bersikap tidak seperti biasanya. Emory membuat iklan-iklan dengan slogan yang radikal, vulgar, tapi jujur. Misalnya saja Emory membuat iklan mobil Porche yang berbunyi “Porche. Too small to get laid in, but you will get laid as soon as you step out.” (Porche. Terlalu kecil untuk ditiduri, tapi Anda akan segera ditiduri saat keluar).
Stephen Bachman (Paul Reiser), atasan Emory, jelas tidak senang dengan perubahan Emory apalagi perubahan tersebut mempengaruhi pekerjaan Emory, yaitu karya-karya iklannya yang menjadi tidak biasa. Lantas, Stephen memasukkan Emory ke dalam sebuah rumah sakit jiwa dengan harapan Emory bisa cepat membaik dan kembali bekerja. Awalnya Emory protes habis-habisan karena ia merasa dirinya baik-baik saja, namun setelah ia bertemu dengan Kathy (Daryl Hannah) di rumah sakit jiwa, Emory pun berubah pikiran. Kathy adalah seorang wanita cantik yang bisa mengobrol dengan normal. hal yang membuatnya masuk rumah sakit jiwa hanyalah ketakutannya pada dunia di luar rumah sakit, ruangan yang gelap dan tertutup, dan banyak hal lainnya. Kathy menerina Emory, si pendatang baru dengan keramahan dan kehangatan yang luar biasa. Emory pun mulai jatuh hati kepada Kathy, dan ternyata Kathy pun mencintai Emory. Emory yang awalnya merasa tidak betah tinggal di rumah sakit jiwa mulai bergabung dengan teman-teman barunya. Ia mulai ikut serta dalam permainan favorit teman-temannya, voli tanpa bola, yang awalnya ia anggap aneh. Ia pun mulai merasa nyaman di rumah sakit itu.
Sementara itu, iklan-iklan yang dibuat oleh Emory secara tidak sengaja masuk ke percetakan dan diterbitkan di seantero negri. Drucker (J.T. Walsh), pemimpin perusahaan periklanan tempat Emory dan Stephen bekerja pun murka. Ia memecat Emory dan Stephen saat itu juga. Namun ternyata respons dari masyarakat berbeda 180 derajat, iklan-iklan yang dibuat oleh Emory menaikkan minat beli masyarakat secara drastis. Masyarakat merasa ”tersentil” dengan kejujuran iklan-iklan yang dibuat oleh Emory sehingga mereka berbondong-bondong membeli produk-produk yang diiklankan. Drucker langsung merekrut ulang Stephen dan memerintahkannya untuk membawa Emory kembali. Stephen pun pergi ke rumah sakit jiwa untuk menjemput Emory. Sayangnya, Emory yang sedang jatuh cinta tidak mau keluar dari rumah sakit.
Dalam terapi kelompok bersama Dr. Baylor (Mercedes Ruehl), Emory menceritakan kegundahan hatinya itu. Tidak disangka-sangka, Kathy mencetuskan ide agar para pasien sakit jiwa di rumah sakit itu bersama-sama membantu Emory membuat iklan. Awalnya, Emory berpikir ide ini tidak masuk akal, tetapi ternyata pasien-pasien itu sangat berbakat dalam membuat iklan dengan karakteristik seperti iklan Emory, yaitu menonjolkan aspek kejujuran. Akhirnya, para pasien rumah sakit jiwa itu diberdayakan menjadi penulis iklan seperti Emory. Cerita berlanjut dengan kisah para pasien rumah sakit jiwa ini dalam membuat karya-karya iklan yang jujur dan menggelitik, dengan berbagai macam konflik dan penyelesaiannya.
Secara keseluruhan, film ini mengandung pesan penting tentang kejujuran yang seringkali kita lupakan dalam kehidupan. Terkadang kita membual dan menambahkan ini itu agar sesuatu tampak baik. Namun, dari Emory dan teman-temannya di rumah sakit jiwa kita dapat mengambil pelajaran moral bahwa semua hal memiliki kebaikan di dalamnya. Oleh karena itu, kita tidak perlu membualkan hal-hal yang tidak benar hanya untuk membuat hal itu tampak baik. Saya akan mengambil manusia sebagai contoh konkretnya. Terkadang manusia terlalu terpaku pada apa yang diinginkan orang lain sehingga manusia tersebut menjadikan dirinya seperti apa yang dianggap baik oleh orang lain. Padahal, dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing, semua manusia itu berharga. Dengan menjadi diri sendiri, setiap manusia pasti bisa menjadi orang yang baik dan berharga.
Seperti yang telah saya utarakan secara tersirat di paragraf ke-5, penyampaian pesan penting di dalam film ini digambarkan melalui tokoh-tokohnya, khususnya Emory dan teman-temannya di rumah sakit jiwa. Emory menuliskan iklan-iklan secara gamblang dan jujur walaupun pada awalnya tidak disetujui atasannya. Teman-temannya di rumah sakit jiwa yang juga membuat iklan-iklan yang jujur turut memperkuat penyampaian pesan penting tentang kejujuran.
Penulis naskah film Crazy People, Mitch Markowitz, menggunakan sudut pandang orang ketiga tidak serba tahu dengan cara menceritakan seluruh tokoh di dalam film sebagai orang di luar seluruh cerita. Penulis tidak berperan sebagai orang ketiga serba tahu karena penulis tidak menyampaikan isi hati tokoh, namun hanya menggambarkannya dalam dialog dan gerak-gerik tokoh. Contohnya, saat menggambarkan semangat dan sukacita para pasien rumah sakit jiwa dalam membuat iklan, Mitch Markowitz membuat adegan dimana George, seorang pasien yang hanya dapat berkata “Hello” selama bertahun-tahun, tiba-tiba dapat membuat iklan berisi kalimat yang lengkap walaupun tetap menyematkan kata “Hello” di dalamnya.
Walaupun film ini diliris di tahun 1990 namun menurut saya pesan penting yang disampaikan sangat relevan dengan situasi di masa kini. Pasalnya, sekarang kejujuran sudah sulit ditemukan. Di beberapa sekolah, mencontek bukan lagi hal yang tabu dilakukan. Banyak guru bukannya memberikan contoh yang baik bagi anak didiknya malah melakukan kecurangan pula. Di televisi nasional guru dan pihak sekolah yang memberikan kunci jawaban ujian sudah tidak asing lagi didengar. Banyak anggota pemerintah yang tidak jujur dan melakukan KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme). Bukan hanya pemerintah, rakyat biasa pun banyak yang menipu dalam mencari nafkah. Hal-hal itu hanya merupakan sebagian kecil contoh ketidakjujuran yang meraja lela di abad ke-21 ini. Film ini mengingatkan kita bahwa sudah saatnya kejujuran kembali ditegakkan.
Meskipun memiliki pesan penting yang baik, menurut saya kejujuran dalam penulisan iklan seperti yang disajikan dalam film tidak memiliki nilai praktis bila diterapkan di Indonesia saat ini. Walaupun di film ini ditekankan kejujuran namun etika dalam bahasa kurang diperhatikan sehingga iklan-iklan ”jujur” yang dibuat oleh Emory banyak yang menyinggung  isu SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) dan banyak juga yang terlalu gamblang sehingga tidak sopan. Misalnya saja iklan Sony di akhir film yang berbunyi “Sony, because Caucasians are just too damn tall” (Sony, karena ras Kaukasoid terlalu tinggi). Iklan yang menyangkut SARA ini apabila diterapkan dalam kehidupan nyata bisa membawa masalah besar. Apalagi sekarang isu SARA merupakan isu yang sangat sensitif di kalangan masyarakat. Disamping itu telah berkembang pula paham multikulturalisme yang memandang semua SARA sederajat dan tidak membeda-bedakannya. Iklan lain yang terlalu gamblang dan tidak mengindahkan etika adalah iklan mobil Porche yang telah saya tuliskan di paragraf pertama. Iklan seperti ini akan membawa banyak masalah apalagi iklan ini berbau pornografi sehingga rasanya tidak pantas apabila dilihat oleh anak-anak. Selain tidak pantas, saya rasa para pekerja periklanan akan berpikir panjang sebelum mengeluarkan iklan-iklan seperti ini mengingat tidak sesuainya materi iklan semacam ini dengan norma-norma yang berlaku di Indonesia.
Banyak hal yang menjadi bias dalam film ini. Misalnya dalam adegan reaksi masyarakat yang digambarkan seperti “kesetanan” membeli sebuah obat pencahar bernama Metamucil setalah menonton iklan yang berbunyi “Metamucil. It helps you go to the toilet. If you don't use it, you will get cancer and die.” (Metamucil. Obat ini membantu Anda ke toilet. Apabila Anda tidak menggunakannya, Anda akan terkena kanker dan meninggal). Menurut saya ini sangat tidak logis karena masyarakat tidak mungkin terlalu mudah terpengaruh oleh iklan-iklan yang vulgar seperti itu, apalagi film ini berlatar tempat di kota New York yang mayoritas masyarakatnya sudah modern dan berpendidikan. Contoh lain adalah iklan film The Freak yang berbunyi “The Freak. It will fuck you forever” (The Freak. Film ini akan menghantuimu selamanya) digambarkan masyarakat mengantri tiket bioskop sampai ke jalan raya. Bahkan ada seorang bapak yang diwawancarai dan mengatakan bahwa ia telah mengantri selama dua hari demi menonton film tersebut. Menurut saya sangat tidak logis jika seseorang rela mengantri berhari-hari hanya untuk menonton film yang dipromosikan dapat menghantui selamanya. Memang, sebuah iklan yang menarik dapat membuat masyarakat tertarik untuk membeli suatu barang, atau dalam konteks iklan ini menonton film, namun menurut saya yang lebih penting adalah kualitas dari film yang ditawarkan. Apabila iklan film ini sudah dapat menarik banyak orang untuk menonton filmnya, penilaian dari masyarakatlah yang menentukan apakah film itu layak ditonton atau tidak. Jika ternyata filmnya tidak memuaskan, orang yang sudah menonton film tersebut dan merasa tidak puas biasanya akan menceritakan ketidakpuasannya kepada orang lain sehingga minat masyarakat dalam menonton film itu pun menjadi berkurang. Dengan demikian, iklan bukanlah satu-satunya alasan orang membeli suatu barang atau jasa.
Bias yang juga terlihat dalam film ini adalah tokoh Kathy yang memperkenalkan dirinya sebagai orang yang takut ruang gelap, ruang tertutup, dan hampir segala hal lainnya. Anehnya, ada adegan film dimana Kathy memiliki tempat persembunyian di hutan, yaitu sebuah lumbung tua yang gelap dimana ia tidak terlihat takut sama sekali ketika berada di sana. Selain itu, ia juga terlihat sangat normal dibandingkan dengan pasien-pasien jiwa lainnya. Ia sepenuhnya sadar, tidak berdelusi maupun berhalusinasi seperti kebanyakan pasien di rumah sakit itu. Adegan ini membuat penonton menjadi bingung apa sebenarnya penyakit mental yang diderita Kathy.
Secara keseluruhan film ini memiliki pesan yang bagus dan ceritanya pun menarik. Namun, banyak terdapat hal yang kurang logis di dalamnya. Apabila Anda orang yang teliti, skeptis, pecinta film yang logis, dan memiliki nilai praktis, mungkin Anda tidak sepenuhnya akan menyukai film ini. Namun, jika Anda sedang menginginkan film yang ringan dan menghibur untuk mengusir kepenatan Anda, saya sangat merekomendasikan film ini.









Daftar Pustaka

http://en.wikipedia.org/wiki/Crazy_People (31 Oktober 2009 pukul 12.55)

http://www.moviequotes.com/repository.cgi?pg=3&tt=87816 (31 Oktober 2009 pukul 13.03)